Analisis Kandungan Rodamin B dan Metanil Yellow Minuman di SD Lubuklinggau

Penulis

  • Mareta Widiya Program Studi Pendidikan Biologi, Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan PGRI, Lubuklinggau, Indonesia
  • Reny Dwi Riastuti Program Studi Pendidikan Biologi, Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan PGRI, Lubuklinggau, Indonesia
  • Siti Wahyu Widiana Program Studi Pendidikan Biologi, Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan PGRI, Lubuklinggau, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52622/jisk.v2i2.27

Kata Kunci:

Lubuklinggau, rodamin B, metanil yellow

Abstrak

Bahan tambahan pangan adalah zat tambahan untuk memperbaiki mutu pangan tanpa gizi, misalnya pewarna makanan dan minuman. Dua diantaranya, rodamin B dan metanil yellow yang menjadi fokus penelitian untuk mengetahui keberadaannya pada minuman di Sekolah Dasar (SD), Kecamatan Lubuklinggau Selatan II. Penelitian deskriptif dengan accidental sampling, sampel langsung uji dengan Test Kit rodamin B dan metanil yellow. Hasil penelitian menunjukkan ada 3 dari 15 sampel yang diuji Test Kit rodamin B dinyatakan positif dengan indikasi terjadi perubahan warna menjadi merah keunguan, dan dari 13 sampel yang diuji Test Kit metanil yellow menunjukkan warna yang sama dengan warna awal minuman, tidak terdapat kandungan metanil yellow pada minuman di SD, kecamatan Lubuklinggau Selatan II.

Referensi

Sunaryo D. Community Development Service on Educational and Health Sciences. Abdidas. 2020;1(3):88–94.

Ratnani RD. Bahaya Bahan Tambahan Makanan bagi Kesehatan. J Ilm Momentum. 2009;5(1).

Utami, W., Suhendi A. Analisis Rhodamin B dalam Jajanan Pasar dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis. J Penelit Sains dan Teknol. 2009;10(2):148–55.

Reza A, Suprianto S. Analisis Kualitatif Rhodamin B pada Kerupuk Berwarna Merah yang Beredar di Kota Medan. J Dunia Farm. 2017;2(1):9–20. https://doi.org/10.33085/jdf.v2i1.4392

Zuraida R, Saputra O, Sahli Z, Aprilia A. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pedagang Jajanan Anak Sekolah Dasar terhadap Penggunaan Pewarna Metanil Yellow di Kecamatan Sukarame Bandar Lampung Tahun 2015. J Agromedunila. 2017;4(1):1–6.

Tjiptaningdyah R, Bambang Sigit Sucahyo M. Analisis Zat Pewarna Rhodamin B pada Jajanan yang Dipasarkan di Lingkungan Sekolah. Agriekstensia. 2016;16(2):3030–309. https://doi.org/10.34145/agriekstensia.v16i2.148

Wirasto W. Analisis Rhodamin B dan Metanil Yellow dalam Minuman Jajanan Anak SD di Kecamatan Laweyan Kotamadya Surakarta dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis. [Skripsi]. Surakata: Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2008.

Syah D, Ghaisani M, Suratmono, Sparringa RA, Palupi NS. Akar Masalah Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah?: Studi Kasus pada Bakso Makanan Ringan, dan Mi. J Mutu Pangan. 2015;2(1):18–25.

Adriani A, Zarwinda I. Pendidikan untuk Masyarakat tentang Bahaya Pewarna melalui Publikasi Hasil Analisis Kualitatif Pewarna Sintetis dalam Saus. J Serambi Ilmu. 2019;20(2):217.

Wedya EN. 12 Murid SD di Lubuklinggau Keracunan Jajanan Kantin Sekolah [Internet]. Okezon TV. 2016. Available from: https://news.okezone.com/read/2016/08/07/340/1457187/12-murid-sd-di-lubuklinggau-keracunan-jajanan-kantin-sekolah

Aini N. Mengubah Perilaku Jajan Sembarangan pada Siswa Sekolah Dasar melalui Penyuluhan Kesehatan. J Nurs Care Biomol. 2016;1(1):28–33.

Suprianto. Pengembangan Metode Penetapan Kadar Campuran Pemanis, Pengawet dan Pewarna secara Simultan dalam Sirup Esen dengan Menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi. [Thesis]. Medan: Universitas Sumatera Urara; 2014.

Yuliani W. Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif dalam Perspektif Bimbingan dan Konseling. Quanta. 2019;3(1):9–19.

Fitrah M, Luthfiyah. Metodologi Penelitian: Penelitian Deskriptif Tindakan Kelas & Studi Kasus. Kota Bima: CV Jejak; 2018.

Nizwardi J, Ambiyar. Media dan Sumber Pembelajaran. Jakarta: Kencana; 2016.

Chikmah AM, Maulida I. Identifikasi Bahan Tambahan Pangan yang Berbahaya (Rhodamin B dan Borak) pada Jajanan di Lingkungan Jl . Kartini Kecamatan Tegal. J Ilm Farm. 2019;8(2):1–4.

Masthura M. Identifikasi Rhodamin B dan Methanyl Yellow pada Manisan Buah yang Beredar di Kota Banda Aceh secara Kualitatif. Amina. 2019;1(1):39–44. https://doi.org/10.22373/amina.v1i1.13

Tuslinah L, Aprillia AY. Analisis Zat Warna Berbahaya pada Jajanan Anak Sekolah yang Beredar di Tasikmalaya. J Kesehat Bakti Tunas Husada. 2018;17(2):430–6. http://dx.doi.org/10.36465/jkbth.v17i2.270

Yamlean PVY. Identification and Determination Level of Rhodamin B on Street Food Pinc Cake that Circulation To Manado City. J Ilm Sains. 2011;11(2):289–95. https://doi.org/10.35799/jis.11.2.2011.221

Paratmanitya Y, Veriani A. Kandungan Bahan Tambahan Pangan Berbahaya pada Makanan Jajanan Anak Sekolah Dasar di Kabupaten Bantul. J Gizi dan Diet Indones. 2016;4(1):49–55. http://dx.doi.org/10.21927/ijnd.2016.4(1).49-55

Wardani RK, Rahayu C. Analisis Keberadaan Rhodamin B dan Natrium Benzoat dalam Saus Tomat Pentol di Kota Palangka Raya. J Sains dan Teknol Pangan. 2021;6(3):4011–9. http://dx.doi.org/10.33772/jstp.v6i3.18170

Sajiman, Nurhamidi, Mahpolah. Kajian Berbahaya Formalin, Boraks, Rhodamin B, dan Metahlyn Yellow pada Pangan Jajanan Anak Sekolah di Banjarbaru. J Skala Kesehat. 2015;6(1).

Kiroh NSA, Tiwow GAR, Paat VI, Ginting AR. Analisis Formalin pada Tahu yang Beredar di Pasar Tomohon , Pasar Tondano dan Pasar Karombasan. J Biofarmasetikal Trop. 2019;2(1):78–84.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-08-03

Cara Mengutip

1.
Widiya M, Riastuti RD, Widiana SW. Analisis Kandungan Rodamin B dan Metanil Yellow Minuman di SD Lubuklinggau. J. Indah Sain.Klin. [Internet]. 3 Agustus 2021 [dikutip 24 September 2021];2(2):29-33. Tersedia pada: http://stikesindah.ac.id/jurnal/index.php/jisk/article/view/27

Terbitan

Bagian

Articles